Find us on PetaWisata.co.id Facebook PetaWisata.co.id Twitter PetaWisata.co.id Google+

Array

Array

Bromo: Rona Ufuk Timur dari Dusun Seruni

bromo tour peta wisata

Bromo tour Peta Wisata. images courtesy ©Bangun Kunto

Pukul 04.30 WIB, kami sampai di view point Pananjakan 2 yang terletak di dusun Seruni, kecamatan Sukapura, kabupaten Probolinggo.

Mata ini terbelalak dan mulut ini menganga melihat pemandangan yang terhampar indah pagi itu. Semburat jingga sudah menghiasi langit di ufuk timur. Udara yang sejuk menyegarkan pernapasan. Gunung Batok memperlihatkan lekukannya yang mempesona. Di sebelahnya, asap mengepul dari kawah Gunung Bromo yang menutupi sebagian puncak Mahameru di belakangnya. Tiga gunung primadona itu masih bermandikan kabut. Ya, kami seperti berada di atas awan.

Alam menyapa kami dengan ramahnya, membuat kami betah berlama-lama berada disana.

Jeep membawa kami melewati perkebunan sayur milik warga dusun Seruni. Tumbuhan kol berjejer rapi siap dipanen, bau daun bawang tercium bersama semilir angin. Tubuh-tubuh ringkih orang-orang tua tetap semangat memikul hasil kebun di pundak mereka. Bocah-bocah lucu tersenyum gembira, lengannya bergoyang membalas lambaian tangan kami, lambaian sampai jumpa di pagi yang indah.

Hampir sepuluh derajat celcius di desa wisata Gubugklakah, namun senyum dan keramahtamahan warga desa cukup untuk menghangatkan suasana. Gubugklalah yang berdiri di kaki Gunung Semeru memang dingin bukan main. Meskipun begitu, para pemandu lokal yang baik, kocak, dan bersahabat selalu siap menemani. Kaki-kaki tangguh mereka tak pernah lelah melangkah, berlari, maupun mendaki. Jari-jari mereka selalu sigap mengabadikan setiap momen berlatarkan pemandangan asri. Perjalanan dari Gubugklakah menuju Bromo pun hampir dilakukan setiap hari.

Sekitar dua jam perjalanan harus dilalui menggunakan Jeep. Guncangan di atas jalanan terjal terbayar oleh pemandangan indah di sisi kanan dan kiri. Kebun sayur milik warga Tengger tersebar hijau sejauh mata memandang. Pemandangan yang hanya dihiasi kabut di pagi hari. Tak hanya itu, perjalanan dari Gubugklakah juga melewati desa Ngadas, desa tertinggi di Pulau Jawa, desa yang bertetangga dengan Ranu Pane. Jika cuaca cerah di dini hari, ribuan bintang bersinar diatas langit sepanjang perjalanan dari Malang sampai Probolinggo.

Posted by on Jun 7th, 2014 and filed under Jawa Timur. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry . Plagiarism check with Copysentry.

Related Topics


Leave a Reply

 


Advertisement


Enter your email address:

Delivered by FeedBurner