Find us on PetaWisata.co.id Facebook PetaWisata.co.id Twitter PetaWisata.co.id Google+

Array

Array

Alam Seha, Harmoni Alam Kalimantan Barat

Alam Seha, Harmoni Alam Kalimantan Barat

Alam Seha, Harmoni Alam Kalimantan Barat


Kalimantan Barat, terkenal karena keindahan alamnya. Provinsi memiliki luas 1,13 kali pulau Jawa, yang memiliki berbagai tempat wisata, salah satu atraksi alam di Dusun Seha Asong pasta desa Sampuk, Kecamatan budidaya Aur Kecamatan Sengah, Kabupaten Landak.

Lokasi wisata alam Seha sekitar 30.000 hektar. Sebelum tahun 2000, Seha lebih dikenal sebagai tempat berhantu karena ini sering menjadi tempat penemuan mayat-mayat korban pembunuhan. Daerah juga dipercaya dihuni oleh roh-roh meskipun pemandangannya hutan rimba yang hijau.

Setelah tahun 2000, Seha mulai sering dikunjungi oleh wisatawan. Pada 2011, Seha mulai serius menjadi destinasi wisata dan orang-orang lokal yang menyadari potensi ini.

Destinasi wisata di daerah ini antara lain Talaga dan Bukit Ramarape.

Hutan Kalimantan Barat

Hutan Kalimantan Barat


Air terjun
Untuk menelusuri area Talaga, pengunjung harus berjalan melalui lembah dan lereng. Sepanjang perjalanan cukup dipenuhi dengan batu-batu besar dan kecil.

Di wilayah Talaga terdapat berbagai obyek wisata, seperti air terjun Anter dan Malancar. Ketinggian air terjun Anter sekitar 5 meter. Sedangkan air terjun Malancar setinggi sekitar 15 meter. Jalan-jalan untuk mencapai lokasi pendakian air terjun kedua sangat cocok bagi Anda yang suka bertualang. Jarak antara Dusun Asong Palan sekitar 4 km.

Destinasi wisata lainnya adalah gua Jinggan. Goa Jinggan berjarak sekitar ±2 kilometer dari jalan utama desa Asong Palan dan terletak di sebuah Bukit Talaga. Goa Jinggan diameter sekitar 2 meter, sedangkan kedalamannya sekitar ±2 km. Goa tersebut menembus dua bukit dan arah keluarnya disebut penduduk setempat sebagai “pintu hantu“.

Goa Jinggan ini pernah digunakan oleh mahasiswa pencinta alam dari Universitas Tanjungpura, Pontianak, sebagai tempat untuk panjat tebing pada tahun 2012. Ketinggian Goa ini cukup sulit, yang bervariasi dari 30 hingga 50 meter.

Sekitar 1 km Jinggan Goa, pengunjung dapat melihat Asahan Ngayau (Asahan Batu) yang hanya berupa potongan batu. Namun, di balik batu ada cerita yang cukup ngeri. Rupanya, selama mengayau (mencari kepala sesama suku Dayak), batu yang digunakan untuk mengasah senjata yang hendak digunakan untuk memotong kepala manusia.

Sekitar satu kilometer dari Asahan Batu terdapat tangga tujuh tingkatan yang ceritanya menjadi tempat doa oleh warga di masa lalu. Di bagian atas tangga, ada Tanah Patunuan dimana merupakan tempat untuk membakar jenazah di zaman kuno. Di masa lalu, tubuh yang mati harus dibakar sehingga kepalanya tidak dibawa oleh Ngayau.

Pada titik ini, terdapat sebuah meriam kecil yang terbuat dari batu dengan panjang sekitar 50 cm dan diameter sekitar 20 cm. Di masa lalu, meriam ini dipuja oleh penduduk setempat. Pada waktu itu, pada bulan Mei, penduduk masih melakukan ritual terkait meriam sebagai milik pusaka, hal ini merupakan bentuk komunikasi dengan alam semesta.

Buah-buahan yang khas mereka juga Talaga Kalimantan Barat, seperti mentawa (nangka daging buah berwarna orange) dan durian. Ada juga Anggrek hutan Kalimantan dan bunga seperti Sakura, disebut penduduk setempat sebagai Pengujam. Selama berbunga bermekaran, bunganya berwarna merah kekuningan.

Posted by on Jun 7th, 2014 and filed under Kalimantan Barat. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry . Plagiarism check with Copysentry.

Related Topics

Raja Ampat: Gugusan pulau-pulau surga Indonesia

Raja Ampat: Gugusan pulau-pulau surga Indonesia

Raja Ampat juluki sebagai lautan Amazon-nya Indonesia. Apakah julukan ini hanya sebatas hiperbola saja? Tentunya tidak. Ada sebuah batu karang di sini yang didalamnya memiliki lebih banyak spesies dari seluruh Karibia. Gugusan kepulauan kecil hutan hujan yang menutupi sebagian besar kepulauan tersebut, hutan bakau dengan pantainya yang berupa lepas pantai Papua Barat, Indonesia, perbatasan laut […]

Status Waspada, Obyek Wisata Kaliadem Merapi Sementara Ditutup

Status Waspada, Obyek Wisata Kaliadem Merapi Sementara Ditutup

Rute lava tour ke obyek wisata Kaliadem, di lereng Gunung Merapi Yogyakarta sementara ditutup mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan pengunjung pasca dinaikkannya status Gunung Merapi yang sebelumnya “Normal” menjadi “Waspada”. Sejumlah paket lava tour menuju kawasan yang berjarak hanya kurang dari 6 kilometer dari puncak Gunung Merapi terpaksa ditiadakan. Obyek wisata Bunker Kaliadem merupakan salah satu […]

Segera Bebas Visa ke Jepang Bagi Pelancong Indonesia

Segera Bebas Visa ke Jepang Bagi Pelancong Indonesia

Pemerintah Jepang akan segera membebaskan Visa bagi pelancong dari beberapa negara Asia Tenggara antara lain Indonesia, Filipina, dan Vietnam. Kebijakan baru tersebut yang akan diputuskan pada bulan Juni 2014 dan akan diberlakukan secepatnya 3 bulan setelah keputusan pembebasan Visa, kurang lebihnya mulai bulan September 2014. Kebijakan Pemerintah Jepang dalam mengakomodasi kunjungan wisata dari negara-negara Asia […]

Pulau Kemaro, Tujuan Wisata Baru di Palembang

Pulau Kemaro, Tujuan Wisata Baru di Palembang

Pulau Kemaro yang terletak di tengah-tengah sungai Musi yang tidak jauh dari pabrik Pupuk Sriwidjaja selama ini telah menjadi tujuan wisata domestik di wilayah Sumatra Selatan khususnya Kota Palembang. Khususnya ramai dikunjungi ratusan ribu warga keturunan Tionghoa pada perayaan Cap Go Meh. Di Pulau Kemaro itu terdapat sebuah kelenteng yang telah berusia ratusan tahun. Warga […]

8 Destinasi Wisata Terbaik Nusantara

8 Destinasi Wisata Terbaik Nusantara

Romantisme Sabana – Sumba Berjalan mendaki diantara rerumputan hijau-kecoklatan di pinggang bukit-bukit dan mendapati pemandangan menawan dari pegunungan kapur serta padang-padang sabana adalah hadiah yang paling menarik saat mengunjungi Nusa Cendana. Pergantian bentang demi bentang alam Sumba akan sangat terasa saat meninggalkan Waingapu di timur Sumba mengarah ke Waikabubak di barat Sumba dan begitu pula […]


Leave a Reply

 


Advertisement


Enter your email address:

Delivered by FeedBurner